<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>yaniko[dot]web[dot]id &#187; makanan khas</title>
	<atom:link href="http://yaniko.web.id/tag/makanan-khas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yaniko.web.id</link>
	<description>bicara dengan hati apa yang hati harus bicara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2011 10:59:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<atom:link rel="next" href="http://yaniko.web.id/tag/makanan-khas/feed?page=2" />

		<item>
		<title>Kambing Oven Bakar Warung Madinah</title>
		<link>http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html</link>
		<comments>http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 09:33:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yaniko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[jalan arjuna malang]]></category>
		<category><![CDATA[kambing oven]]></category>
		<category><![CDATA[kambing oven bakar]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yaniko.web.id/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html" title="Kambing Oven Bakar Warung Madinah"></a>Bermula dari omongan teman tentang makan ini. Dengan cerita yang melebih-lebihkan akan masakan yang notabene seperti sate kambing tapi tidak ditusuk-tusuk yaitu daging dan tulang masih dibarkan menyatu. Dan pada akhirnya hari ini memutuskan untuk pergi mencicipi seporsi kambing oven &#8230;<p class="read-more"><a href="http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html">Read more &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html" title="Kambing Oven Bakar Warung Madinah"></a><div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:100px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fyaniko.web.id%2F2009%2F08%2F02%2Fkambing-oven-bakar-warung-madinah.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:90px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:110px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Kambing Oven Bakar Warung Madinah" data-url="http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p><a href="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko046.jpg"><img class="size-medium wp-image-20 alignleft" title="Warung Madinah" src="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko046-300x225.jpg" alt="Warung Madinah" width="235" height="177" /></a>Bermula dari omongan <a href="http://agung.putrakusuma.com/" target="_blank">teman</a> tentang makan ini. Dengan cerita yang melebih-lebihkan akan masakan yang notabene seperti sate kambing tapi tidak ditusuk-tusuk yaitu daging dan tulang masih dibarkan menyatu.</p>
<p>Dan pada akhirnya hari ini memutuskan untuk pergi mencicipi seporsi kambing oven bakar. Dengan mengajak seorang teman yang pertama kali memperkenalkan makanan ini, kita langsung meluncur ke TKP siang ini. TKP bernama Warung Madinah yang beralamat di Jl. Arjuna 18 Malang yang mana merupakan cabang warung di daerah Ampel Surabaya.</p>
<p>Setelah sampai di TKP, muka sedikit terheran-heran karena tempat makanan yang bisa disebut aneh itu merupakan sebuah warung yang biasa saja. Tidak terlihat mewah sama sekali. Dan hanya ada 4 meja dengan 4 kursi di tiap mejanya. Tapi masa bodoh, yang penting makanannya yang special pikirku di dalam hati. Setelah masuk langsung pesan ke abang penjualnya 1 porsi kambing oven bakar dan 1 gelas es teh manis.<span id="more-18"></span></p>
<p>Dengan dihibur dengan tayangan televisi, menunggu aku untuk menikmati hidangan itu. Sekitar 10 menit menunggu<a href="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko040.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-21" title="Kambing Oven Bakar" src="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko040-300x225.jpg" alt="Kambing Oven Bakar" width="210" height="157" /></a> dan  akhirnya datang juga. 1 porsi kambing oven bakar + 1 gelas es teh tawar. Pandangan pertama melihat daging kambing yang dibilang lumayan besar langsung menambah aktifitas sumber air liur aku. <img src='http://yaniko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dengan cara dicocol di bumbu sate ala Warung Madinah ini, hemmm&#8230; antara sedap rasa daging kambingnya karena dioven dan dibakar mengakibatkan sedikit minyak yang melekat di daginnya. Bagi yang tidak suka makan daging kambing karena baunya yang menusuk, ini saatnya mencoba karena tidak ada bau kambing yang menusuk di kambing oven bakar ini. Dan dengan ditambah dengan roti maryam yang juga dicocol dengan bumbu sate menambah nikmatnya makan kambing oven ini. <img src='http://yaniko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagi yang ingin mencicipi satu porsi kambing oven bakar, 1 porsi nasi dan 1 gelas es teh manis, cukup sediakan uang <a href="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko045.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-22" title="Menu Warung Madinah" src="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko045-300x225.jpg" alt="Menu Warung Madinah" width="212" height="159" /></a>RP. 30.000,- saja. Yang mana 1 porsi kambing oven bakar berharga Rp. 25.000,- dan 1 porsi nasi juga 1 gelas es teh manis masing-masing berharga Rp. 2.000,- saja. Atau yang mau mencoba menu andalan yang lainnya silahkan saja. <img src='http://yaniko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagi para pecinta kuliner, harus mencoba kambing oven bakar ini. Dijamin mangstabs jaya&#8230; <img src='http://yaniko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gambar lainnya :</p>
<p><a href="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko047.jpg"><img class="size-medium wp-image-23 alignleft" title="Alamat Warung Madinah" src="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko047-300x225.jpg" alt="Alamat Warung Madinah" width="230" height="171" /></a><a href="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko048.jpg"><img class="size-medium wp-image-24 alignleft" title="Numpang Narsis" src="http://yaniko.web.id/wp-content/uploads/2009/08/Yaniko048-300x225.jpg" alt="Numpang Narsis" width="230" height="172" /></a></p>
<p><span style="color: #c0c0c0;"><em>With love, Sawojajar 2 Agustus 2009 – My friend&#8217;s house<br />
</em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yaniko.web.id/2009/08/02/kambing-oven-bakar-warung-madinah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

