Gebyar Asyiiik: Dari Kebersamaan Menjadi Pertemanan

_DSC0318
Gebyar Asyiiik 2015

Bisa dikatakan, ini merupakan pengalaman pertama dapat akses level media di suatu event yang pernah aku kunjungin. Dan pengalaman paling asyiiik bareng temen-temen BloggerNgalam yang diundang dengan di acara itu.

Alkisah pada awalnya, ada salah satu temen BloggerNgalam, yaitu blogger kawakan dan seorang seleb blog yang punya nickname nengbiker, beberapa hari sebelumnya ngajak apakah bisa ngikut acara Gebyar Asyiiik yang diadain di Blitar oleh Sampoerna di hari sabtu? Tanpa pikir panjang, cuss dah. Soalnya pasti dikasih fasilitas akses media kalau kita diundang di acara macam itu. Yaaaa, itung-itung cari pengalaman gimana rasanya kalau kita ngeliput suatu acara se-gedhe itu. 😀

Dan akhirnya, kita berangkat dari Malang sabtu kemarin. Dengan perjalanan selama sekitar 2 jam bebarengan dengan Squad Blogger Ngalam yang turut ikut hadir di sana, akhirnya kita sampai di Lapangan Sawahan Satriyan, Blitar. Hayo siapa yang anak Blitar kemarin kesana? 😀

Blogger Ngalam Crew on #GebyarAsik2015 @sandynata @neng_biker @djombie @ootofthebox ???

A photo posted by @okinay on

Setelah sukses menghibur 14.500 masyarakat Mojokerto minggu lalu, Gebyar Asyiiik hadir di Blitar dengan berbagai kegiatan interaktif dan aksi panggung yang spektakuler. Deretan artis papan atas seperti band Armada, pedangdut Zaskia Gotix, serta dua MC kondang Ronal Surapradja dan Rina Nose yang juga ikut memeriahkan Gebyar Asyiiik di salah satu kota paling bersejarah itu. Hadir juga penampilan artis ternama Jawa Timur, Nurbayan, yang siap menggoyang dengan musik dangdut koplonya. Dan acara ini, kali pertamanya diadakan di Blitar. Bayangin dah, seorang Yaniko ndengerin dangdut koplo? 😆

 

This slideshow requires JavaScript.

Nah, pada Gebyar Asyiiik kali ini diangkatlah tema “Pertemanan”, di mana untuk tahun sebelumnya diangkat tema “Kebersamaan”. Kenapa “Pertemanan”? Mungkin biar dianggap naik level gitu. Dari yang awalnya adalah “Kebersamaan”, naik level menjadi “Pertemanan”. Ato jangan-jangan di tahun depan, naik level lagi. Jadi “Persahabatan”. Wah, lebih intens kalo gitu. 😀

Nah, karena di tahun ini temanya adalah “Pertemanan” gak heran juga kalo di acara ini diajaklah berbagai komunitas pengrajin lokal Jawa Timur yang bertujuan untuk mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal. Di dalam acara kemarin, datang komunitas Pengrajin Kerang Kenjeran dari Surabaya dan Komunitas Kerajinan Bambu Kediri, juga komunitas pengrajin Batik Tulis asal Blitar. Nah, yang satu ini yang gak kalah dari komunitas-komunitas yang lainnya. Clue-nya adalah barang ini lagi happening banget akhir-akhir ini. Ada yang tau?
Yak, komunitas pengrajin batu akik datang juga di acara kemarin. Sempet ngiler sih ngeliat kemarin ada yang jual batu akik. Bukannya ngikutin tren sih, sebenarnya sudah pengen sejak dulu sebelum batu akik lagi happening kayak sekarang. 😀

Novrial Rustam selaku Managing Director Kilau Indonesia  berharap, keterlibatan berbagai komunitas tersebut dapat menambah kehangatan pertemanan masyarakat Jawa Timur yang sudah terkenal guyub, dan tentunya membuat masyarakat Blitar dan sekitarnya yang hadir dalam Gebyar Asyiiik 2015 dapat semakin mengenal nilai-nilai kearifan lokalnya.

Semoga acara kayak gini, bisa dicontoh oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar dibuat acara semacam ini dengan konsep yang lebih bombastis untuk mengumpulkan komunitas-komunitas pengrajin yang nantinya bisa dipertontonkan di luar negeri.

Eh, bagi kalian yang kemarin belum sempet dateng ke acara Gebyar Asyiiik di Blitar, bisa lho dateng di Gebyar Asyiiik berikutnya yang akan diadakan di Sukabumi (9 Mei) dan Purwokerto (8 Agustus). Kalo ada yang mau sih… 😀

So, tetep stay tune yuk di blog ini. Siapa tau bisa berbagi cerita menarik lainnya. See ya…!

Selamat #7thnBloggerNgalam buat @bloggerngalam

blogger7thn

Anyway, sepertinya berasa lama sekali gak posting di blog ini, hehehe. Mungkin dalam rangka ulang tahun Blogger Ngalam yang ke-7 ini, aku ingin mencoba berbagi sedikit cerita dengan kalian kisah keluh kesah  selama hampir 7 tahun bareng Blogger Ngalam.

Dimulai disaat pertama kali join bareng Blogger Ngalam, disaat nge-blog lagi ngetrend-ngetrend-nya. Nah dari situlah aku kenal dengan orang-orang yang bisa dikatakan cool dan keren. Karena yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda dan mempunyai karakter-karakter yang unik.

Dari seseorang dosen yang genit dan doyan ngafe sampai seleb-blog yang doyan banget dengan motor. Atau lawyer yang suka ngeluh karena sering ke-portal kalau pulang kemaleman sampai seorang “kyai” yang bisa dikatakan… ya… nyentrik 😀

Bener-bener bikin seorang aku yang notabene sebelumnya adalah seorang yang introvert bisa  menjadi seorang yang talk-active dan suka guyon. Mungkin karena beraneka ragaman background tiap membernya yang bikin harus bisa cepet beradaptasi. 😀

Dari hampir 7 tahun juga aku bareng mereka, banyak sekali cerita di dalamnya, suka dan duka. Ada yang dapet jodoh yang pada akhirnya mereka nikah, ada yang dapet pacar dari sesama member, ada juga yang putus habis beberapa bulan bebarengan.

Tapi dari banyak kisah yang ada didalam komunitas ini, I love this community so much. Kebersamaan 7 tahun ini mungkin bisa dikatakan sangan mengesankan dan mungkin tidak bisa aku temukan di komunitas-komunitas yang lainnya.

Finally, aku ucapin Selamat Ulang Tahun Blogger Ngalam yang ke-7. Semoga kompak selalu sampai kapanpun.

#7thnBloggerNgalam

*nb: tokoh-tokoh yang merasa tertulis di tulisan ini, sori ya. Kisah kalian kecatut di tulisan ini.

Malaikat Tanpa Sayap Yang Kupanggil ibu

Ibu, bunda, mama, emak ataupun panggilan lainnya, merupakan sosok yang bisa aku bilang orang yang paling berjasa dalam hidup ini disamping orang tua laki-laki atau yang sering aku panggil dengan sebutan ayah.

Satu hal yang paling membuatku mengatakan kalau seorang ibu itu Malaikat Tanpa Sayap adalah dibawanya aku kemana-mana selama kurang lebih 9 bulan di kandungannya tanpa adanya keluh kesah yang berarti. Tanpa pernah mengindahkan keselamatan dirinya demi anak yang dikandungnya.

Ibu merupakan sosok yang paling berjasa, yang bisa aku katakan malah lebih lebih berjasa dibandingkan seorang ayah. Di kala seorang ibu yang masih mencari penghasilan yang lebih untuk keluarganya untuk menambahi pemasukan keuangan keluarga, beliau masih mau bercapek-capek menumbuhkan anaknya demi masa depannya. Menemani belajar, bermain dan mungkin yang paling aku ingat ketika aku masih kecil, karena hanya kita berdua di rumah, digendonglah aku atas punggungnya tiap kali beliau beraktifitas seperti menimba air di sumur ataupun memasak. Continue reading “Malaikat Tanpa Sayap Yang Kupanggil ibu”

8 Oz Coffee Studio – Gaya Melbourne Di Pinggiran Kota Malang

8Oz Coffee Studio
8Oz Coffee Studio

Kalau ngomong masalah Malang, selain ruko yang bertebaran dimana-mana yaitu masalah cafe atau bahasa Malangannya “Warung Kopi Rodok Larang”. Yes, usaha cafe mulai menjamur di Kota Malang yang tercintah ini. Disisi lain banyaknya ruko yang bertebaran itu berkesan negatif, tapi buat menjamurnya cafe-cafe yang ada di Malang sekarang malah sebaliknya menurutku sebagai seorang yang suka sama kopi dan nongkrong. Jadi bisa muter-muter dari cafe satu ke cafe yang lainnya. 😀

Okei, kembali lagi pada judul tulisan ini. Kali ini di Malang ada cafe yang bisa dibilang cukup unik dari cafe-cafe lainnya. Ada kesan-kesan agak sedikit tidak “indonesiawi” untuk masalah dekorasi, atmosfir dan lokasinya. Cafe ini bernama 8 Oz Coffee Studio. Continue reading “8 Oz Coffee Studio – Gaya Melbourne Di Pinggiran Kota Malang”

Und Corner Hotel Tugu – Tempat Nongkrong Yang Gak Mainstream

Und Corner Hotel Tugu
Und Corner Hotel Tugu

Bagi kalian yang suka atau hobi nongkrong tapi yang gak mainstream, mungkin tempat ini jawabannya. Und Corner Hotel Tugu, sebuah tempat belanja oleh-oleh khas Kota Malang dan Homemade Bakery yang di salah satu sudutnya terdapat beberapa meja untuk nongkrong dan santai sejenak.

Kenapa sih gak mainstream? Berbeda dengan tempat nongkron atau cafe lainnya, tempat untuk nongkrong di Und Corner bisa dibilang cukup sepi. Dan sepinya tidak sepi yang biasa saja, tapi kesan mistis bisa dibilang sangat kental di sana. Wooow…!! 😀 Continue reading “Und Corner Hotel Tugu – Tempat Nongkrong Yang Gak Mainstream”