R.I.P Mbah Surip

mbah-surip-2“Bangun tidur… tidur lagi… bangun tidur… tidur lagi… bangun tidur….. tidur terus….”

Seorang Urip Ariyanto yang sering kita kenal dengan nama Mbah Surip bertempat tanggal lahir Mojokerto 5 Mei 1949, seorang seniman musik beraliran reggae yang bisa dikatakan unik akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pukul 10.30 WIB kemarin siang ketika dilarikan ke RS Pusdikkes di daerah Jakarta Timur dikarenakan penyakit jantung yang dideritanya.

Sungguh mengejutkan sekali memang berita yang beredar itu. Antara percaya dan tidak. Karena sosoknya yang periang dan tidak memperlihatkan bahwasannya beliau mempunyai penyakit yang beliau derita.

Banyak ditayangkan di infotainment atau media televisi yang lainnya kondisi jenazah beliau saat direbahkan dirumah Mamik Pakroso. Wajah yang tak bernyawa itu seperti memperlihatkan senyuman. Entah itu suatu pertanda yang baik atau apa, semoga arwah beliau diterima di sisinya.

Hilang lagi satu seniman Indonesia yang telah menorehkan dedikasinya di dunia seni Indonesia. Semoga bisa dijadikan contoh dari sosok seorang Mbah Surip ini akan dedikasi di dunia seni dan akan kesederhaan di tiap harinya walaupun beliau mempunya banyak harta yang dia hasilkan dari royality hasil seninya.

I love you full mbah… Selamat jalan dan sampai bertemu nanti di alam selanjutnya.

Ready for Ramadhan??

Marhaban ya Ramadhan…

Bulan penuh kebahagiaan dan kemenangan bagi umat Islam akan datang kurang dari 1 bulan. Hayo siapa yang masih punya tanggungan?? 😀

Yuk kita siapin semuanya untuk menghadapi Ramadhan tahun ini. Dan persiapan yang paling penting adalah persiapan dari batin kita yang harus bersih dan suci sebelum kita memasuki bulan Ramadhan dari pada persiapan yang lain seperti persiapan fisik dan uang untuk buka bersama. 😀

Dan jika kita masih punya tanggungan atau hutang puasa, cepat-cepat kita harus segera melunasinya. Masak dah gedhe gak sanggup bayar hutang??

With love, Sawojajar 30 Juli 2009 – My Office

Yaniko.web.id sudah “UP”

Tanggal 29 Juli 2009 pukul 7.15.36 WIS (red :  Waktu Indonesia bagian Sawojajar) di sebuah cafe yang benwit-nya terbatas di daerah Sawojajar, dengan segala hati yang penuh kesabaran akan keterbatasan bewit dan kesunyian yang mencekam karena sendirian di sini. Akhirnya yaniko.web.id ditulis artikel pertamanya.

Bingung sebenarnya mau nulis apaan karena hati lagi butek dibuat nulis. Yang akhirnya kata-kata yang aneh dan amburadul ini disusun sedemikian hingga untuk mengiringi pembukaan blog pribadi aku ini.

Oh ya, di sini juga akan menjadi tempat pindahan dari beberapa artikel yang gak terlalu penting sebenarnya untuk dibaca tapi bisa menambah wawasan hasanah kita dari beberapa blog punya aku yang sebelumnya agar bisa tertata rapi di blog aku sebelumnya.

Atas rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya buka blog ini dengan tujuan agar berguna bagi nusa, bangsa dan agama. MERDEKA….!!!!

*krikk… krikk… krikk… krikk…

With love, Sawojajar 29 Juli 2009 – Free Hotspot Cafe