Blogger Ngalam 4th Anniversary – Me feat. Blogger Ngalam

*walau judul keminggris, tapi maaf ndak bisa bahasa inggris sebenarnya :D*

Hari ini tepat tanggal 29 Desember 2011, ternyata merupakan event yang dinantikan oleh penduduk Blogger Ngalam. Yaitu ulang tahun Blogger Ngalam yang ke 4. Dalam rangka memeriahkan ultah ini dengan mencoba sedikit bercerita tentang apa yang telah aku alami di milis ini. 🙂

Bermula sekitar pertengahan tahun 2008, ketika itu mungkin per-bloggeran lagi naik-naiknya atau ramai-ramainya. Nah disitu juga aku pertama kali nge-blog. Ingat dulu tulisan pertama kali dibilang masih kaku (emang sekarang ndak? 😀 ), mulailah ngeblog di domain infonesia.info.

Beberapa minggu setelah nge-blog, ada teman yang gembar-gembor untuk join di komunitas Blogger Ngalam. Ingat sekali ada 2 orang yang membuat aku masuk ke komunitas ini, yaitu nazieb dan juga nyonya-nya. Akhirnya bergabunglah aku ke komunitas secara sah (menurut tanggal posting profile di halaman “Silunep” website Blogger Ngalam) pada tanggal 21 Juni 2008 dan benar-benar masih dibilang cupu dalam dunia per-blogger-an 😀 . Continue reading “Blogger Ngalam 4th Anniversary – Me feat. Blogger Ngalam”

Sugoi tei : The 1st Anniversary with All You Can Eat

Sugoi Tei
The 1st Anniversary of Sugoi Tei - Courtesy of @fajarembun

Beberapa minggu yang lalu sempat denger-denger ada acara All You Can Eat di Sugoi Tei dalam rangka ulang tahunnya yang pertama. Dan ternyata kabar itu memang benar adanya, dan di milis Blogger Ngalam memang ada undangan untuk datang ke acara itu. Wah ada kesempatan ini ngajak si do’i makan sampe teler di situ. Cukup lumayan murah sih, dengan Rp 60.000,- kita dapat makan sepuasnya selama 1 jam masakan khas Jepang yang disediakan Sugoi Tei like sushi, ramen, dkk.

1 hari sebelum hari H pengennya sih reservasi untuk berdua, tapi karena ada sesuatu hal ndak jadi dah reservasi, padahal cukup pengen untuk datang ke acara All You Can Eat itu. Secara di Malang belum ada resto yang ada menu All You Can Eat (atau aku yang belum tau? 😀 ). Continue reading “Sugoi tei : The 1st Anniversary with All You Can Eat”

Malang Car Free Day : Grand Opening

Malang Car Free Day
Malang Car Free Day - Courtesy of @fajarembum

Tepat pada hari Minggu kemarin tanggal 18 Desember 2011, inilah hari yang mungkin ditunggu-tunggu oleh kebanyakan warga kota Malang. Mengapa hari itu berasa spesial bagi kebanyakan warga Malang? Mungkin aku juga salah satunya 😀 .Yes, karena itu merupakan hari pertama diadakannya Car Free Day di kota Malang.

Mengawali debut dari acara tersebut yang cukup sukses diadakan di kota-kota besar lainnya seperti Jakarta dan Surabaya, kota Malang pun ikut mengikuti jejak kota-kota pendahulunya untuk mengadakan Car Free Day demi menciptakan bumi yang Go Green. Walaupun menurut aku sih, untuk dampaknya tidak terlalu mencolok demi munuju bumi yang Go Green. Tapi mungkin dengan acara yang seperti ini, masyarakat mulai sadar untuk megurangi polusi yang ditimbulkan kendaraan bermotor dan menuju masarakat Go Green dan sadar lingkungan. Continue reading “Malang Car Free Day : Grand Opening”

Macam Cara Unik Penyajian Kopi

Habis merenung karena bingung mau nulis sesuati akhirnya dapat ilham juga :D. Mungkin kali saya pengen berbagi suatu hal yang mungkin sebenernya tidak terlalu expert juga dalam bidang ini. Yaitu masalah penyajian kopi dan rasa yang dihasilkan.

Kalau mungkin ada yang salah ya mohon maaf 😀 dan mungkin saran dari reader amat sangat diharapkan sekali *lebay :D. Karena semua yang salah tulis ini adalah dari pengalaman pribadi saya. Berikut masalah model penyajian ada beberapa yang saya ketahui. Continue reading “Macam Cara Unik Penyajian Kopi”

GH-Koffie : Kopi Luwak Bukan Sekedar Kopi Biasa

Kopi Luwak
Kopi Luwak at Golden Herritage Koffie

Sehabis lebaran setelah balik ke Malang, ada janjian sama seorang teman dari bloggerngalam yaitu @_sandynata. Janjian untuk merasakan bagaimana sih sebenernya rasa dari kopi luwak yang katanya enak itu?

Bertempat di GH-Koffie, Jl. Sunandar Priyo Sudarmo 11 atau dekat pertigaan Sulfat. Disitu akan kita cicipi bagaimana rasa dari secangkir seduhan kopi luwak.

Kebetulan waktu pesan pilih kopi jenis arabica dengan metode saji Syphon Style. Setelah diproses oleh salah satu waitress dituangkannya ke dalam cangkir.

Dengan ditambah 2-3 sendok gula, langsung coba “nyuruput” kopi itu. Mungkin orang awam seperti saya yang mungkin belum terlalu mengerti perbedaan yang signifikan antara kopi biasa dengan kopi luwak belum bisa langsung merasakan esensi dari kopi luwak. Continue reading “GH-Koffie : Kopi Luwak Bukan Sekedar Kopi Biasa”