Malaikat Tanpa Sayap Yang Kupanggil ibu

Ibu, bunda, mama, emak ataupun panggilan lainnya, merupakan sosok yang bisa aku bilang orang yang paling berjasa dalam hidup ini disamping orang tua laki-laki atau yang sering aku panggil dengan sebutan ayah.

Satu hal yang paling membuatku mengatakan kalau seorang ibu itu Malaikat Tanpa Sayap adalah dibawanya aku kemana-mana selama kurang lebih 9 bulan di kandungannya tanpa adanya keluh kesah yang berarti. Tanpa pernah mengindahkan keselamatan dirinya demi anak yang dikandungnya.

Ibu merupakan sosok yang paling berjasa, yang bisa aku katakan malah lebih lebih berjasa dibandingkan seorang ayah. Di kala seorang ibu yang masih mencari penghasilan yang lebih untuk keluarganya untuk menambahi pemasukan keuangan keluarga, beliau masih mau bercapek-capek menumbuhkan anaknya demi masa depannya. Menemani belajar, bermain dan mungkin yang paling aku ingat ketika aku masih kecil, karena hanya kita berdua di rumah, digendonglah aku atas punggungnya tiap kali beliau beraktifitas seperti menimba air di sumur ataupun memasak.

Ibu, mungkin seorang yang bisa dikatakan tidak pernah berkeluh kesah atas semua beban yang beliau pikul. Dan walaupun jika beliau hidup sendiri hanya dengan anak-anaknya mungkin masih bisa bertahan hidup dibandingkan seorang ayah. Apapun dilakukannya demi masa depan anak-anaknya.

Dan satu hal yang patut diingat bahwa sosok seorang ibu adalah sosok yang spesial adalah dengan apa yang pernah dikatakan oleh Nabi besar kita Muhammad SAW. ketika ada sahabat yang bertanya, siapakah orang yang haruk kita berbakti kepadanya pertama kali? Dan Rasul pun mejawab pertama ibumu, kedua ibumu, ketiga ibumu dan keempat ayahmu. Begitu utamanya seorang ibu hingga diucapka Rasul hingga 3 kali.

Dan hal yang terakhir yang bisa aku sampaikan bahwa terima kasihku sebanyak-banyaknya kuucapkan untuk ibu yang telah rela berkorban untukku lahir dan batin.

Selamat hari ibu, aku selalu mencintaimu ibu, wahai malaikat tanpa sayap.

Love You, Mom
Love You, Mom

2 thoughts on “Malaikat Tanpa Sayap Yang Kupanggil ibu”

Beri komentar...