8 Oz Coffee Studio – Gaya Melbourne Di Pinggiran Kota Malang

8Oz Coffee Studio
8Oz Coffee Studio

Kalau ngomong masalah Malang, selain ruko yang bertebaran dimana-mana yaitu masalah cafe atau bahasa Malangannya “Warung Kopi Rodok Larang”. Yes, usaha cafe mulai menjamur di Kota Malang yang tercintah ini. Disisi lain banyaknya ruko yang bertebaran itu berkesan negatif, tapi buat menjamurnya cafe-cafe yang ada di Malang sekarang malah sebaliknya menurutku sebagai seorang yang suka sama kopi dan nongkrong. Jadi bisa muter-muter dari cafe satu ke cafe yang lainnya. πŸ˜€

Okei, kembali lagi pada judul tulisan ini. Kali ini di Malang ada cafe yang bisa dibilang cukup unik dari cafe-cafe lainnya. Ada kesan-kesan agak sedikit tidak “indonesiawi” untuk masalah dekorasi, atmosfir dan lokasinya.Β Cafe ini bernama 8 Oz Coffee Studio.

Kenapa aku sebut tidak “indonesiawi” untuk cafe satu ini? Okei, kita bahas satu masalah-masalah tadi yang tidak “indonesiawi”.

Dekorasi yang tidak “indonesiawi”
Waktu datang ke cafe itu pertama kali, kita dijamu dengan Neon Sign Board ala cafe-cafe yang di luar negeri. Unik dan mungkin ini yang pertama kali lihat di Malang, cafe dengan model Sign Board model seperti ini. Tapi denger-denger katanya temen yang sama-sama hobinya ngafe, 8 Oz Coffee Studio memang mengambil konsep seperti cafe-cafe yang di luar negeri, lebih spesifiknya cafe-cafe yang ada di Kota Melbourne, Australia yang juga katanya si empunya pernah tinggal di sana.

8Oz's Neon Sign Board
8Oz’s Neon Sign Board

Atmosfir yang tidak “indonesiawi”
Waktu masuk ke dalam, dipisah antara smoking area sama yang nggak. Dan yang unik, di smoking area tempat duduk model bar dan di pajangan temboknya terpasan pajangan-pajangan pernak-pernik dari empunya cafe yang dipajang di situ. Dari souvenir yang dari Melbourne sampai foto narsis dia sama keluarga dia. πŸ˜€

Pernak Pernik 8 Oz
Pernak Pernik 8 Oz

Lokasi yang tidak “indonesiawi”
Ini yang paling membuat cafe ini tidak “indonesiawi”. Kita tahu kan kalau biasanya orang bisnis dan buka tempat macam cafe biasanya lokasinya ada tengah kota dan di pinggir jalan besar. Tapi cafe satu ini beda, sudah ada di pinggiran kota masuk ke gang kecil lagi πŸ˜€ . Tapi overall suasana yang ada di cafe itu yang membuat beda dengan yang lain. Suasana tenang, sambil ngopi bareng teman, kerabat atau mungkin orang yang kita sayangi, jadi kan bisa lebih intim pembicarannya πŸ˜€


Itu lah beberapa poin yang tidak “indonesiawi” yang dimiliki oleh cafe tersebut, but it’s so positive. Yang membuat cafe itu unik, lain dari yang lainnya.

Food n Beverage

Bepaling dari suasana cafe, kita menuju ke apa saja yang disajikannya. Ini adalah poin yang paling terpenting dari sebuah tempat yang menjajakan makanan. Ada banyak jenis food n beverage dari yang ringan sampai yang agak beratan.

Sewaktu di sana, yang paling menarik yaitu croissant dimodel seperti burger dan itu yang menjadi pilihan. Bayangkan, renyahnya roti croissant dengan isi selada, beef, keju dan telur dengan saus-saus seperti burger. Beeehhh… Cakep banget rasanya. πŸ˜€

Croissant Isi
Croissant Isi

Untuk beverage, kemarin pesan cappuccino yang biasa untuk jadi acuan enak atau nggaknya beverage dari tiap-tiap cafe. Dan hasilnya…. Tidak mengecewakan…!! Mix antara susu sama kopinya pas dan ini memang bener-bener cappuccino πŸ˜€

Cappuccino
Cappuccino

Masalah cemilan, kemarin sempet mesen french fries. Sekali lagi, ada yang unik di sini. French fries dan saosnya dimasukkan ke dalam bucket alias tong kecil. That’s make this coffee shop different. πŸ˜€

Nuttella Choco Blend, Cappuccino and French Fries
Nuttella Choco Blend, Cappuccino and French Fries

Dan yang paling krusial adalah masalah harga. Ini yang paling ingin dicari tahu. Jangan khawatir, untuk masalah harga masih dalam normal. Mungkin juga bisa dibilang murah dengan mempertimbangkan suasana cafe yang disajikan.

Penasaran kayak gimana-gimanaya 8 Oz Coffee Studio yang lainnya? Langsung aja capcus ke Jl. Citandui 74 Malang (Gang sebelah barat traffic light Jl. Sulfat)

See you again at the next reviewΒ πŸ˜‰

12 thoughts on “8 Oz Coffee Studio – Gaya Melbourne Di Pinggiran Kota Malang”

  1. sekedar saran kalo bicara Melbourne ada baiknya model cangkirnya diganti saja biar lebih mirip banget dg yg disana ok moga sukses

Beri komentar...