GH-Koffie : Kopi Luwak Bukan Sekedar Kopi Biasa

Kopi Luwak
Kopi Luwak at Golden Herritage Koffie

Sehabis lebaran setelah balik ke Malang, ada janjian sama seorang teman dari bloggerngalam yaitu @_sandynata. Janjian untuk merasakan bagaimana sih sebenernya rasa dari kopi luwak yang katanya enak itu?

Bertempat di GH-Koffie, Jl. Sunandar Priyo Sudarmo 11 atau dekat pertigaan Sulfat. Disitu akan kita cicipi bagaimana rasa dari secangkir seduhan kopi luwak.

Kebetulan waktu pesan pilih kopi jenis arabica dengan metode saji Syphon Style. Setelah diproses oleh salah satu waitress dituangkannya ke dalam cangkir.

Dengan ditambah 2-3 sendok gula, langsung coba “nyuruput” kopi itu. Mungkin orang awam seperti saya yang mungkin belum terlalu mengerti perbedaan yang signifikan antara kopi biasa dengan kopi luwak belum bisa langsung merasakan esensi dari kopi luwak.

Beberapa menit kemudian sambil ngobrol dengan teman berbicara kesana kemari, coba “nyruput” lagi kopi yang mungkin bisa dikatakan sudah cukup dingin. Disitu ada beberapa perebedaan yang mungkin bisa dirasakan. Rasa kopi yang cukup kuat dibanding ketika waktu masih panas. Bercampur antara rasa kopi arabica yang khas dan ada sedikit rasa asam seperti kopi jenis toraja kalosi menurutku.

Pengalaman menarik untuk first experience of drinking civet coffee untuk menuju suatu pengalaman yang lebih di bidang per-kopi-an ๐Ÿ˜€

3 thoughts on “GH-Koffie : Kopi Luwak Bukan Sekedar Kopi Biasa”

Beri komentar...