Depot Mie Sawahan – Resep Turun Temurun Maknyus Yang Tak Akan Luntur

Depot Mie Sawahan

Tanggal 21 November 2010 kemarin minggu adalah momen dimana bisa mencicipi khasnya resep turun temurun dari sebuah masakan jenis mie. Dengan sebagai wakil dari BloggerNgalam yang ditemani oleh teman-teman dari kulinerdb.com, sebuah Depot yang berlokasi di Jl. Yulius Usman 15 B-C Malang tepatnya didaerah Kasin akan direview. Tepatnya depot terrsebut bernama Depot Mie Sawahan. Bagi pecinta kuliner kota Malang mungkin tidak terdengan asing di telinga karena depot ini bisa dikatakan cukup terkenal karena khas masakan makanan jenis olahan mie buatannya.

Didirikan sekitar tahun 1963 dan sampai saat ini depot mie ini sudah berjalan hingga generasi ke 3. Dengan awal bertempat di terminal pertama di kota Malang tepatnya di SPBU Sawahan, dan mulai tahun ’70-an berpindah di tempat yang sekarang berdiri. Bukti sebagai sebuah resep keluarga yang tak lekang oleh perkembangan jaman karena khas dari mie yang disajikan oleh depot ini.

Saat review, dari pihak Depot Mie Sawahan menyajikan beberapa menu andalannya seperti yang paling dicari para pelanggan yaitu Pangsit Mie, kemudian Nasi goreng dan Cap cai. Mungkin kalau bisa diperhatikan menunya tidak berbeda dengan depot atau rumah makan yang menyajikan chinese food, tapi ada sentuhan khas yang disajikan oleh Depot Mie Sawahan ini yang tidak bisa didapat di rumah makan yang lainnya.

Berikut satu-persatu review dari menu yang disajikan:

Nasi Goreng

Memang kalau dari luar tampak seperti nasi goreng biasa  seperti pada umumnya, tapi kalau kita sudah menyantapnya baru terasa perbedaannya. Dengan sentuhan khas Depot Mie Sawahan ini, memberikan taste yang menyatukan antara bakso sapi, bakso ikan dan udang juga telur. Jadi bila kita menoba memakannya akan terasa paduan rasa ikan dan sapinya.

Nasi Goreng ala Depot Mie Sawahan

Cap Cai

Ada sedikit perbedaan yang membedakan cap cai di Depot Mie Sawahan ini dengan resto chinese food yang lainnnya. Yaitu ada yang namanya pangsit goreng yang menjadi bahan campuran di dalam olahan cap cai ini. Kita sering ketahui kalau biasanya kalo pangsit goreng ato biasa kita sebut gorengan kalau kita membeli bakso, akan menjadi campuran kalau kita membeli bakso. Tapi dengan kreasi yang dihadirkan oleh Depot Mie Sawahan, sebuah pangsit goreng akan terlihat lebih menggairahkan dengan campuran cap cai. Yang menghasilkan cita rasa yang berpadu antara chinese food dengan masakan khas Malang khususnya bakso.

Cap Cai ala Depot Mie Sawahan

Pangsit Mie

Yang terakhir penutupnya yaitu masakan andalan dari Depot Mie Sawahan yaitu Pangsit mie yang mana kalo bisa dikatan terenak yang pernah saya makan untuk sebuah masakan pangsit mie. Dari wujud mungkin tidak terlalu ada perbedaan yang signifikan dengan mie pangsit yang lainnya, tapi dengan adanya bumbu khas yang turun temurun dan terjaga sampai 3 generasi, membuat sebuah pengalaman yang spektakuler untuk memakan semangkuk Pangsit mie. Dengan kuah yang khas dan ditambahi pangsit goreng yang mana isi dari pangsit goreng tersebut adalah olahan daging cincang yang lebut dan enak pada waktu dimakan.

Pangsit Mie ala Depot Mie Sawahan

Masih banyak menu-menu yang diulas di sini, mungkin giliran pembaca yang akan langsung mencicipinya. Sampai jumpa kembali di ulasan kuliner yang lain dan Salam Kuliner.

2 thoughts on “Depot Mie Sawahan – Resep Turun Temurun Maknyus Yang Tak Akan Luntur”

Beri komentar...